Jumat, 02 Februari 2018

Outbound Kids


Membuat permainan outbound harus disesuaikan dengan usia peserta outbound, hal ini penting untuk mencapai tujuan outbound itu sendiri. Kali ini kita akan membahas permainan outbound untuk anak TK dan SD. Permainan outbond untuk anak TK dan SD ini bisa menjadi sarana belajar yang efektif. Meningkatkan kepercayaan diri anak, memupuk rasa percaya kepada teman, dan merangsang mereka untuk bisa bekerja sama di dalam kelompok.
Game ini lebih kepada game yang bersifat mudah (low game) dan have fun. Kalaupun ada tantangannya hanya sebagian kecil saja. Berikut adalah beberapa jenis game yang sering digunakan dalam kegiatan outbound anak TK atau anak SD kelas 1-2.
A. Keluarga Binatang
  • Golongan umur : 5 tahun ke atas
  • Tujuan permainan : ice breaking, energizer, learning dan communication
  • Jumlah peserta : 20 – 30 orang
  • Alat dan bahan :
    a. Penutup mata
    b. Kertas intruksi, berisi nomor dan gambar hewan. Kertas dipegang oleh pemandu permainan
Nomor urut peserta Jenis hewan yang diperankan
  1. Kucing
  2. Kambing
  3. Kuda
  4. Harimau
Cara bermain:
  • Kumpulkan semua peserta
  • Bagi peserta dalam beberapa kelompok terdiri dari 4-6 orang dan dipisahkan.
  • Mintalah peserta untuk menghitung dan mengingat nomor mereka masing-masing
  • Berilah kertas intruksi kepada tap-tiap kelompok dan masing-masing kelompok harus mengingat jenis hewan pada kertas intruksi yang diberikan.
  • Mintalah peserta untuk menutup mata dengan kain.
  • Intruksikan semua peserta untuk berkumpul sesuai dengan jenis hewan yang diperankan.
  • Untuk memanggil serta mengumpulkan jenis hewan, peserta hanya diperbolehkan menggunakan suara hewan yang diperagakan.
  • Kelompok yang menang adalah yang dapat berkumpul lebih dulu.
Manfaat :
Bagi peserta, khususnya anak – anak, permainan ini dapat memperkenalkan karakteristik hewan yang ada disekitarnya.
B. Darat, Laut dan Udara (nama dapat diganti sesuai dengan keinginan/variable)
Cara bermain:
  • Kumpulkan peserta dan dan mintalah mereka untuk membuat lingkaran atau berbaris.
  • Pemandu akan memandu permainan dengan bernyanyi dan berjalan berkeliling menghampiri peserta sambil mengucapkan kata “darat, laut atau udara”. Satu kata untuk satu peserta. Urutan kata “Darat, laut dan udara dapat diacak untuk mengecoh peserta.
  • Pada saat pemandu berhenti didepan salah satu peserta, maka dia harus menyebutkan nama hewan sesuai dengan habitatnya. Misalnya, kata yang diberikan kepada peserta adalah “darat” maka peserta tersebut harus menyebutkan hewan darat.
  • Peserta yang lambat merespon atau salah menjawab akan mendapatkan hukuman.
Manfaat
Permainan ini dapat membuat peserta tertawa dan gembira serta dapat mengubah kebiasaan yang sudah menjadi keseharian
C. Bercermin
  • Golongan umur : 6 tahun ke atas
  • Tujuan permainan : ice breaking dan perception (daya memahami)
  • Peserta tidak terbatas
Cara bermain:
  • Mintalah semua peserta untuk membuat baris jajar (Shaf) dan berdiri berpasangan saling berhadapan
  • Mintalah satu peserta untuk menjadi orang dan satunya menjadi bayangan.
  • Gerakan harus mengikuti gerakan orang yang ada di depannya.
Manfaat:
Permainan ini dapat meregangkan otot dan melancarkan peredaran darah setelah duduk dalam waktu yang lama atau setelah belajar di kelas.
D. Gajah dan Semut
  • Golongan umur : 6 tahun ke atas
  • Tujuan permainan : ice breaking, perception dan energizer
  • Jumlah peserta : idealnya sampai 25 orang
Cara bermain:
  • Mintalah peserta berkumpul membentuk lingkaran menghadap ke dalam. Pemandu berada dalam lingkaran dan sambil berjalan menghampiri peserta dengan mengucapkan kata “gajah atau semut” berulang-ulang.
  • Pada suatu saat, berhentilah pada salah satu peserta, sambil mengucapkan kata “gajah atau semut”. Jika pemandu mengucapkan kata “gajah” maka, peserta tersebut harus menjentikkan jari (ungkapan untuk benda yang kecil) sambil mengucapkan kata “besaaaaar”. Sebaliknya, jika pemandu mengucapkan kata “semut”, maka peserta tersebut harus merentangkan kedua tangannya dan membentuk lingkaran sambil mengucapkan kata “keciiiiiiiil”.
  • Peserta yang lambat merespon, jawabannya salah atau isyarat tangan salah maka mendapat hukuman atau dinyatakan gugur.
Manfaat:
Permainan ini untuk melatih kosentrasi anak.
E. Gelang berjalan ( Usia 7 tahun ke atas)
  • Golongan umur : 7 tahun ke atas
  • Tujuan permainan : Team building, learning dan energizer
  • Jumlah peserta : minimal 10 orang
  • Alat/bahan yang digunakan : tali raffia/holahop
Persiapan alat:
  • Potonglah tali sepanjang 6 meter dan hubungkan tiap ujung agar menjadi lingkaran
  • Buatlah sejumlah dengan jumlah peserta bila menggunakan holahop cukup menggunakan 1 holahop untuk 1 kelompok
Cara bermain:
  • Bagi peserta menjadi 2 kelompok dan masing-masing kelompok minimal 5 orang.
  • Mintalah setiap kelompok berdiri sejajar dan membuat lingkaran dengan tangan saling bergandengan. Berilah holahop/ tali tersebut pada peserta yang paling ujung dan kalungkan tali tersebut pada lehernya.
  • Mintalah peserta untuk memindahkan tali tersebut ke peserta lain tanpa melepaskan gandengan tangan.
  • Dalam permainan ini pemenangnya adalah yang data memindahkan dengan cepat.
Manfaat:
  • Belajar kecekatan dan kecepatan dalam melakkan sesuatu.
  • Belajar mengatur strategi dalam mensiasati perpindahan gelang dengan keterbatasan kondisi yang ada.
Permainan gelang berjalan ini juga dapat berbentuk seperti gambar dibawah ini :
Hasil gambar untuk PERMAINAN OUTBOUND anak
F. Melempar Tepukan
  • Golongan umur : 7 tahun ke atas
  • Tujuan permainan : ice breaker dan energizer
  • Peserta tidak terbatas
  • Alat atau bahan yang dibutuhkan : benda yang dapat dilempar (Misal: spidol, penghapus, bola dll)
Cara bermain:
  • Mintalah peserta untuk berdiri bebas.
  • Minta semua peserta untuk bertepuk tangan ketika pemandu melemparkan benda ke atas. Ketika benda jatuh dan ditangkap pemantu peserta harus berhenti bertepuk tangan.
  • Permainan dapat divariasi. Misal: lemparannya lebih tinggi atau rendah.
  • Lakukanlah gerakan tipuan untuk mengecoh para peserta.
  • Perhatikan peserta yang melakukan kesalahan dan memberinya hukuman.
Manfaat:
Permainan ini dapat melatih konsentrasi dan kesigapan para peserta sepanjang permainan.
G. Gelas Berjalan
  • Golongan umur : 7 tahun ke atas
  • Tujuan permainan : team building, ice breaker dan energizer
  • Alat/bahan : gelas plastik/air mineral, kain.
Cara bermain:
  • Bagi peserta menjadi 2 kelompok terdiri 4-5 orang.
  • Peserta ditempatkan 10 meter dari tiang lomba.
  • Lomba dapat dimulai dari garis start dengan meniup peluit atau aba-aba.
  • Setelah ada aba-aba peserta berlari ke tiang untuk menggerakkan gelas plastik yang berada diatas kain tersebut menuju garis finish dengan cepat.
  • Pemenangnya adalah peserta yang dapat membawa gelas plastik dengan waktu yang singkat dengan isi air yang lebih banyak.
Manfaat:
Permainan ini untuk melatih ketangkasan dan kecekatan.
H. Bergandeng Tangan (Usia 8 tahun ke atas)
  • Golongan umur : 8 tahun ke atas
  • Tujuan permainan : team building, energizer, dan communication
  • Jumlah peserta : 8 orang
Cara bermain:
  • Kumpulkan semua peserta, minta mereka untuk berdiri bebas.
  • Mintalah mereka untuk mengambil barang yang paling disukai yang ada disekitarnya. Lakukan hal ini tanpa menunjukkan barang yang diambil dan tempat asalnya kepada siapapun.
  • Bagi peserta dalam beberapa kelompk terdiri dari 4-6 orang.
  • Minta masing-masing kelompok untuk berkumpul dan berbanjar dengan saling menpautkan tangannya pada teman yang ada disampingnya.
  • Mintalah kelompok untuk mengembalikan barang yang diambilnya ke tempat semula dalam kondisi tangan tetap terpaut. Kelompok yang melepaskan pautan tangannya dinyatakan gugur.
Manfaat :
Permainan ini dapat melatih kerjasama dan kesigapan para peserta permainan.


Info outbound anak TK & PAUD
Pandu Outbound Indonesia
0822 3469 2194

Senin, 29 Januari 2018

Outbound for kids

Outbound Kids


Saat ini, kegiatan Outbound atau Outbound Manajemen Training semakin digemari oleh banyak kalangan, karena Outbound merupakan salah satu metode pembelajaran melalui Experiental Learning. Meski dalam bentuk aplikasi game­-game yang ringan, setiap game dalam kegiatan Outbound mengandung makna yang dalam, filosofis, dan sarat akan pesan-pesan simbolik yang bermanfaat serta membangun karakter ke arah kesuksesan dalam kehidupan, baik kesuksesan di tingkat individu maupun kesuksesan tim/kelompok.

Metode Outbound dipercaya bukan hanya merupakan sebuah tren dalam metode pelatihan, namun telah dikaji sebagai sebuah metode yang paling efektif dalam mengakomodasi kebutuhan dan tuntutan terhadap hasil suatu pelatihan. Banyak pula yang menganggap, bahwa metode ini efektif dalam membangun pemahaman terhadap suatu konsep dan membangun perilaku. Itulah alasannya mangapa dalam quantum learning, metode ini menjadi metode andalan di dalam belajar dan terbukti berhasil.

Banyak pakar psikologi dan pendidikan yang menyatakan bahwa outbound sebagai sebuah metode pembelajaran sangat efektif dalam memenuhi kebutuhan/tuntutan terhadap hasil pelatihan tersebut.


Sebagaimana dunia yang terus berputar, demikian pula halnya dengan teknologi dan konsep pendidikan yang terus berkembang dengan dinamis. Dan setiap proses tidak semudah membalik telapak tangan tetapi harus melalui step atau tahapan-tahapan, dimana setiap tahap akan memperkaya setiap orang atau organisasi yang berproses tersebut. Di dalam konsep pembelajaran Stabilo Consultainment ini juga dimasukkan pembelajaran dan pemahaman atas nilai-nilai kehidupan (livingvalues).

Outbound Kids
Suatu program Pelatihan Outbound yang dirancang khusus untuk anak-anak untuk membantu agar mampu berfikir kreatif dan inovatif, melatih keberanian, Melatih sikap tanggap, cepat dan tepat, mengasah kemampuan psikomotorik anak menumbuhkan rasa empati dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Program Outbound Training ini didesain untuk anak-anak Play Group dan TK. Simulasi yang akan diberikan anatara lain: Fun games, ice breaking, Energizer Games, Challenge Games, High Rope (Flying fox, Jembatan Buma, spider web), Perahu dayung dan Motivasi.

Outbound & Parenting
Sebuah program outbound kids yang mana selain anak-anak mendapatkan program outbound, orang tuanya juga mendaptkan program parenting. Parenting ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua tentang bagaimana penanganan terhadap anak yg masih labil, cara mendidik anak dirumah dan cara mensugesti anak. Program ini akan sangat membantu lembaga pendidikan dalam mendidik anak karena antara orang tua dan guru sama-sama faham tentang cara mendidi anak yg  benar.

Pandu Outbound adalah salah satu provider outbound yg berkomitmen untuk memberikan pelayanan outbound untuk anak-anak sekolah mulai dari PG, PAUD, SD, SMP dan SMA dengan pelayanan yg memuaskan.

Info Outbound
0822 3469 2194

Rabu, 24 Januari 2018

Manfaat flying fox

Manfaat Bermain Flying Fox




Outbound, ya kita kenal sebutan tersebut karena semua rangkaian kegiatan tersebut dilakukan di luar ruangan. Semua kegiatan dikemas sehingga dapat bermanfaat . Semua orang mengenal outbound sebagai kegiatan bermain. Ya, memang suatu kegiatan yang memiliki manfaat tersembunyi bagi kita semua. Kalian pernah mengamati apa saja manfaat yang kita dapat? Dalam outbound, berbagai kegiatan dilakukan dengan tujuan memasukkan perilaku yang baik ke dalam diri tiap-tiap peserta outbound, salah satunya adalah kegiatan Flying Fox.

Flying fox, mungkin kita anggap remeh. Sebagian orang beranggapan 'Apasih manfaat flying fox, kan cuma menjatuhkan diri dari ketinggian dengan memakai peralatan yang ada?' 
Ya, mungkin anda benar, namun anda juga salah. Setiap kegiatan pasti memiliki suatu manfaat, coba kalian pikir darimana kalian mendapatkan suatu keberanian yang besar dalam menghadapi suatu masalah? Mungkin salah satu dari macam permainan seperti ini secara tidak langsung memberikan sifat baik kepada kita semua. Dalam kehidupan, keberanian adalah masalah yang fatal apabila dibiarkan menipis. Terkadang kita membutuhkan keberanian yang tinggi dalam menghadapi suatu masalah yang serius, terlebih ketika masalah 2 pilihan besar muncul yang mengharuskan kita memilih salah satu pilihan hidup dan menanggung resiko masing-masing.





Orang-orang yang tidak memiliki keberanian yang cukup mungkin akan menyerah dan kemungkinan terburuk dia bisa saja mengakhiri hidupnya karena menganggap hidupnya sudah tidak penting lagi. 

Dalam pelaksanaannya, outbound memiliki berbagai kegiatan, diantaranya yang menharuskan kerja sama yang baik dalam suatu tim. Ya, kerja sama yang bagus akan sangat berguna di masa kita mendatang, terlebih ketika kita sudah hidup sebagai unsur dalam satuan masyarakat. 

Kerja sama yang buruk juga menjadi suatu akar masalah besar dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana kita bisa hidup tanpa kerja sama? Coba anda pikirkan mulai dari hal yang sederhana. Untuk memperbaiki saluran air yang tersendat, hanya ada satu warga kampung yang bekerja tanpa bantuan orang lain. Ya, akhirnya pekerjaan yang dilakukan berdurasi semakin lama. Setelah dibiarkan, akhirnya musim hujan datang.


Semua warga pergi mengungsi dikarenakan kampung mereka terendam air setinggi 1 meter. Barulah mereka sadar akan apa yang mereka lakukan. Dari sini bisa kita simpulkan, suatu sifat atau perilaku, baik maupun buruk bisa menular kepada orang-orang disekitar kalian. Secara tidak langsung, mereka menghambat perbuatan baik kalian dan memulai menyalurkan sifat mereka kepada kalian. Ya, termasuk kerja sama dan keberanian. 

info outbound & flying fox
0822 3469 2194

Latihan Dasar Kepemimpinan

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)

Siswa merupakan bagian dari pemuda penerus cita-cita bangsa, karenanya kita harus mendidiknya dengan baik, memberikannya pendidikan terbaik dalam rangka menyiapkan mereka menuju masa depan yang gemilang sehingga mampu menjadi tonggak kemajuan bangsa.
LDKS mencetak generasi muda yang berkarakter merupakan sebuah bentuk kegiatan yang bertolak ukur kepada peningkatan sumber daya peserta untuk mendalami dan memahami tentang konsep-konsep atau dasar-dasar sebuah organisasi di sekolah, seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau kepramukaan. LDKS ini bertujuan untuk Menanamkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan keteladanan kepada siswa.
LDKS merupakan tahap pertama atau merupakan syarat yang harus dilalui para siswa dan siswi sebelum masuk menjadi pengurus OSIS, dimana siswa harus terlebih dahulu mengikuti LDKS. Pelatihan ini punya peranan penting untuk membangun karakter kepemimpinan agar dimasa depan nanti ia bisa memberikan kontribusi terbaiknya untuk keluarga dan masyarakat. LDKS merupakan tahap yang harus dilewati atau harus diikuti siswa sebelum ia menjadi anggota OSIS. Semua siswa harus mengikuti semua aturan yang sudah ditetapkan dan apabila ada yang melanggar, sangsi pun diberlakukan. Pelatihan LDKS ini bukan hanya ditingkat SMP dan SMA namun beberapa Universitas juga menyelenggarakan sebagai ajang orientasi mahasiswa baru.

Berbagai tantangan yang dihadapi oleh setiap individu maupun kelompok tentunya memiliki sifat membangun karakter mereka ke arah yang positif. Beberapa kegiatan-kegiatan diantaranya  adalah:

1.    Materi leadership
2.    Materi manajemen OSIS
3.    Materi Publick Speaking
4.    Materi kedisiplinan (LBB)
5.    Outbound


Dalam melaksanakan tugas kepengurusan, diperlukan adanya pembinaan atau latihan dasar untuk para pengurus OSIS agar mereka paham tugas pokok dan tanggung jawab yang diemban. Dalam kegiatan ini tentunya akan dipandu oleh instruktur yang sudah berpengalaman. Berbagai materi yang diajarkan mencakup kemampuan siswa dalam kecakapan mental, mampu berbicara di depan orang banyak, mengeluarkan pendapat, hingga pemikiran mengenai seorang pemimpin yang bijaksana.

Pembinaan dirancang sedemikian rupa oleh Pembina OSIS sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Setelah kegiatan LDKS selesai biasanya diadakan pelantikan, melalui LDKS bagi siswa atau mahasiswa diharapkan mampu menjadi pemimpin yang tangguh dan terus mengembangkan inovasi dan kreativitas guna menggapai cita-cita mereka dimasa depan.

Ingin LDKS yg berbobot segera hubungi
0822 3469 2194

Pandu Outbound Indonesia
www.memoriindonesia.com

Manfaat Outbound Bagi Tumbuh Kembang Anak


Kegiatan mengisi liburan tidak terbatas mengunjungi tempat-tempat wisata. Ingin liburan yang menantang
bagi si kecil, cobalah outboundOutbound merupakan kegiatan liburan di alam terbuka dengan berbagai macam permainan. Serunya outbound karena dilaksanakan beramai-ramai. Anak punya kesempatan mendapat teman baru. Outbound dapat mengajarkan anak berbaur (beradaptasi) dan berinteraksi dengan teman sebaya atau teman yang berbeda usia darinya. Bukan hanya itu, outbound juga dapat mengembangkan aspek motorik (pergerakan otot-otot) dan kognitif (cara berpikir).

Beberapa manfaat outbound bagi anak, di antaranya:

1. Menumbuhkan kepercayaan diri
Outbound dapat meningkatkan kepercayaan diri anak karena aktivitas outbound penuh dengan tantangan, misalkan flying fox (meluncur dari ketinggian tertentu dengan bantuan tali dan katrol) atau menyeberangi dari satu pohon ke pohon lain dengan menggunakan tambang. Mungkin anak-anak akan merasa takut pada awalnya, tetapi saat mereka dapat melalui tantangan demi tantangan, akan memunculkan rasa kebanggaan pada diri anak.

2. Melatih kemampuan sosial
Beberapa kegiatan outbound ada yang memerlukan kerja sama antartim. Outbound dapat memberi kesempatan bagi anak-anak untuk berkomunikasi dan berkoordinasi satu sama lain.

3. Meningkatkan kemandirian
Orangtua tidak campur tangan saat mengikuti outbound. Ketika ada tantangan atau persoalan, anak harus dapat melaluinya dengan caranya sendiri. Bagi anak-anak yang cenderung dependen (tergantung) atau manja, outbound akan melatih mereka untuk bisa mengandalkan diri mereka sendiri.

4. Melatih kemampuan memecahkan masalah 
Beberapa permainan outbound memerlukan ketangkasan. Anak harus dapat kreatif dan berpikir bagaimana ia dapat menyelesaikan permainan ini.

5. Melatih motorik anak
Aktvitas outbound karena dilakukan di alam terbuka, pastinya memerlukan banyak unsur pergerakan fisik, seperti memanjat, berlari, menarik, atau mendorong. Outbound juga dapat melatih keseimbangan tubuh anak-anak.

6. Menumbuhkan rasa cinta pada alam
Karena dilaksanakan di alam terbuka, outbound memberi kesempatan bagi anak-anak untuk bersentuhan dengan alam.

Banyak sekali manfaat outbound yang lainnnya bagi anak. Untuk orangtua pun, orangtua dapat mengamati bagaimana perilaku anak mereka saat bermain dengan teman-teman yang baru dikenalnya. Orangtua tidak hanya dapat mengetahui kecerdasan intelektual anak, tetapi juga kecerdasan emosionalnya.


Baca Juga : Paket Outbound Anak di Tuban Terlengkap


Info outbound


Spesial Outbound Pelajar

Saat ini, kegiatan Outbound atau Outbound Manajemen Training semakin digemari oleh banyak kalangan, karena Outbound merupakan salah s...